Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Provinsi Kalteng telah meluncurkan Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Agustiar berharap program ini dapat bersinergi dengan kebijakan kabupaten, sejalan dengan program nasional Asta Cita seperti Makan Bergizi Gratis dan ketahanan pangan.
Di sisi lain, ia mengingatkan waspada terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Mengacu pada prediksi BMKG yang menyebut 2026 lebih kering akibat El Nino, status siaga darurat karhutla telah ditetapkan hingga 31 Oktober mendatang.
“Menjaga hutan sama dengan menjaga masa depan. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab moral kita semua,” pesannya.
Menutup amanatnya, Agustiar yang juga bertepatan dengan Hari Keluarga Nasional mengajak masyarakat menjadikan keluarga sebagai benteng utama dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, sekaligus melindungi anak-anak dari bahaya narkoba, judi daring, dan kekerasan.
“Dirgahayu Barito Utara ke-76. Mari lanjutkan gotong royong membangun daerah yang maju, adil, dan berdaya saing. Kalteng yang kuat dimulai dari desa dan kabupaten yang mandiri.” pungkasnya. (ren)
Page: 1 2
Lemak berlebih di bagian perut tidak hanya berkaitan dengan penampilan, tetapi juga berhubungan dengan kesehatan metabolisme.
Gunung Anak Krakatau erupsi berulang hingga 10 kali dalam kurun waktu Jumat (4/9) hingga Sabtu…
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperkuat sistem pelaporan untuk mempercepat penyelamatan satwa liar yang terdampak kebakaran hutan…
Kondisi kabut asap yang menyelimuti Kota Palangka Raya mulai berdampak. Terhadap aktivitas warga di Ruang…
PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mengevaluasi kemungkinan penambahan SPBU yang beroperasi selama 24 jam…
Dampak musim kemarau di Kabupaten Balangan kini merambat pada krisis air bersih. Kesulitan pasokan air untuk kebutuhan harian tersebut mulai…