Rapat tak berhenti di ruangan. Bupati dan rombongan bergerak cepat menuju lokasi utama kegiatan di eks Bandara Beringin, Muara Teweh. Di sana, mereka mencermati pengaturan pintu masuk utama (main gate) dan tata letak area penonton. Kapasitas tempat disebutkan mampu menampung hingga 15.000 orang.
“Gerak cepat seluruh jajaran sangat kami harapkan. Target kita semua rampung tepat waktu,” pesannya di sela-sela peninjauan.
Di sela-sela pengecekan kesiapan stan Batara Expo, Shalahuddin tak melewatkan kesempatan menyaksikan lomba dalam Festival Budaya Iya Mulik Bengkang Turan (FBIMBT). Dengan senyum ramah, ia secara simbolis menyerahkan piala bagi pemenang lomba Manjawet Iwei. Langkah ini menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap upaya pelestarian budaya lokal yang terus digelorakan generasi muda.
Dengan segala kesiapan yang terus dimatangkan, seluruh mata kini tertuju pada Muara Teweh. Batara Expo dan HUT Kabupaten Barito Utara tahun 2026 diprediksi akan menjadi perayaan yang tak terlupakan. (ren)
Page: 1 2
Sidang praperadilan Dea memasuki babak baru. Kuasa hukum menyiapkan laporan ke Propam Polda Kalteng terkait…
Sidang praperadilan Dea di Palangka Raya mengungkap dugaan penangkapan tanpa surat perintah serta sejumlah kejanggalan…
Hari Pengayoman ke-81 menjadi momentum Kemenkum Kalteng memperkuat pelayanan hukum yang cepat, mudah, dan berdampak.
DJKI memangkas target pemeriksaan Merek dan Desain Industri menjadi lima bulan mulai 18 Agustus 2026.
DPRD Kalteng menyepakati KUA-PPAS 2027 dengan harapan anggaran dapat dikelola tepat sasaran dan memberi manfaat…
Kualitas udara Kalteng memburuk akibat kabut asap di tengah meningkatnya hotspot. Masyarakat diminta waspada dan…