Bupati juga menyoroti kebijakan pemerintah daerah yang terus mengutamakan pembelian bahan pangan dari petani dan produsen lokal. Hal ini dilakukan untuk mendorong perekonomian masyarakat setempat sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis sumber daya daerah.
“Sebagian bahan seperti jagung juga membeli dari masyarakat lokal,” tegas orang nomor satu di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan itu.
Shalahuddin juga berharap sinergi antara pemerintah, Bulog, dan masyarakat terus terjaga agar distribusi dan ketersediaan pangan tetap stabil. Pemerintah Kabupaten Barito Utara pun mengimbau masyarakat tidak perlu melakukan panic buying atau pembelian berlebihan. Dengan stok yang aman dan suplai yang terus berjalan, harga beras di pasaran diharapkan tetap terkendali. (ren/kpg)
Page: 1 2
Kualitas udara Palangka Raya sempat masuk kategori berbahaya akibat polusi karhutla. Warga diminta mengurangi aktivitas…
Disdik Kalteng memangkas jam belajar sekolah terdampak kabut asap dari 45 menit menjadi 30 menit.…
Agustian Sunaryo resmi dilantik sebagai Wakajati Kalteng. Kajati Hendrizal Husin menekankan pentingnya integritas, profesionalitas, dan…
Banggar DPRD Kalteng memperketat usulan belanja hibah dalam KUA-PPAS 2027. Usulan yang tidak memenuhi ketentuan…
KUA-PPAS 2027 Kalteng resmi disepakati dengan proyeksi belanja daerah mencapai Rp5,736 triliun. Anggaran tersebut akan…
Sidang praperadilan Dea memasuki babak baru. Kuasa hukum menyiapkan laporan ke Propam Polda Kalteng terkait…