Gerakan Nasional Pemantau AMIN, Saksi AMIN Tak Mau Dibayar atau Gernas Paman Satamar terus disukseskan simpul-simpul relawan di berbagai wilayah di Indonesia. Terbaru, gerakan ini baru saja dideklarasikan Forum@nies Bandung Raya (FBR).
Bakal calon wakil presiden (bacawapres) dari Koalisi Perubahan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin merespons hasil berbagai survei yang menunjukkan bahwa dirinya dan Anies Baswedan memiliki elektabilitas terendah dibanding dua pasangan calon lainnya.
Bacapres dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan menyambut baik rencana Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang hendak menggelar uji publik terhadap tiga bacapres yang hendak berkontestasi dalam Pilpres 2024 mendatang. Tiga bacapres itu adalah Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto.
Bacapres Koalisi Perubahan Anies Baswedan buka suara soal keberlanjutan program Kartu Prakerja yang menjadi andalan pemerintahan Presiden Joko Widodo jika dirinya terpilih menjadi presiden pada 2024 mendatang. Ia menegaskan bahwa prinsipnya, semua program yang baik pasti akan dilanjutkan.
Bacapres Koalisi Perubahan Anies Baswedan menyoroti maraknya pinjaman online (pinjol) yang semakin merantai banyak individu rakyat Indonesia. Hal itu menurutnya dapat diatasi jika mengembalikan peran koperasi di tengah masyarakat.
Bacapres Koalisi Perubahan Anies Baswedan tak bicara banyak soal pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut bahwa situasi politik di Indonesia belakangan ini terlalu banyak dramanya. Ia menyebut pihaknya biasa saja.
Politikus PDIP Ferdinand Hutahaean mengungkapkan bahwa elektabilitas pasangan bakal capres-cawapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dalam survei Charta Politika Indonesia keren.
Bakal Calon Presiden (Bacapres) Anies Baswedan menghadiri Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) ICMI di Makassar, Minggu (5/11). Pada acara tersebut dirinya berkesempatan memaparkan visi dan misinya maju di Pilpres 2024.
Bacapres Koalisi Perubahan Anies Baswedan mengaku bangga dengan sikap yang ditunjukkan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi saat memberikan pernyataan soal Palestina di Forum PBB beberapa waktu lalu. Ia mengatakan bahwa yang disampaikan Retno mewakili rakyat Indonesia.