Persib Bandung tak ingin kehilangan momentum saat menjamu Bali United FC dalam lanjutan Super League 2025/2026. Laga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (12/4), menjadi ujian penting menjaga posisi puncak klasemen.
Bali United FC berpotensi menjadi batu sandungan serius bagi Persib Bandung dalam misi menjaga jarak dari Borneo FC Samarinda di klasemen super league. Apalagi pesaing terdekat itu baru saja meraih kemenangan di pekan ke-27, membuat tekanan semakin terasa bagi Maung Bandung.
Situasi ini memaksa Persib Bandung tampil tanpa cela di hadapan publik sendiri. Dukungan penuh Bobotoh di GBLA diyakini menjadi energi tambahan untuk mengamankan tiga poin krusial saat laga super league lawan Bali United.
Namun, Bali United FC datang bukan tanpa ancaman nyata. Tim berjuluk Serdadu Tridatu itu baru saja mencatat kemenangan mencolok 6-1 atas PSBS Biak, menunjukkan ketajaman lini serang mereka sedang berada di puncak performa.
Kapten Persib Bandung, Marc Klok, menilai calon lawannya memiliki efektivitas serangan yang patut diwaspadai. Bali United FC punya banyak opsi kreatif dalam membangun serangan dan mampu memaksimalkan peluang dengan baik.
”Ya, mungkin kita lihat di pertandingan terakhir mereka, lini depan sangat efektif dengan peluang yang mereka miliki, banyak kreasi serangan. Jadi kita harus waspada akan hal itu,” kata Marc Klok.
Pernyataan tersebut mencerminkan kewaspadaan tinggi dari skuad Persib Bandung. Mereka tidak ingin kecolongan menghadapi tim yang tengah percaya diri usai kemenangan besar.
Meski demikian, Marc Klok menegaskan ada faktor pembeda yang membuat Persib Bandung tetap optimistis. Bermain di kandang sendiri menjadi kekuatan utama yang selama ini sulit ditembus lawan.
Rekor kandang Persib Bandung musim ini memang impresif. Mereka sukses menyapu bersih 13 pertandingan dengan kemenangan, mencetak 25 gol dan hanya kebobolan satu kali.
Statistik tersebut menjadi bukti nyata betapa angkernya GBLA bagi tim tamu. Tidak banyak klub yang mampu bertahan, apalagi mencuri poin dari markas Maung Bandung.
”Tapi seperti yang dikatakan pelatih, di kandang kita selalu berbeda bagi tim mana pun. Semoga kita bisa mendominasi, mengantisipasi kekuatan mereka, dan bermain dengan kepercayaan diri serta kekuatan kita sendiri,” harap Klok.
Optimisme itu juga diperkuat dengan rekor pertemuan yang cukup berpihak kepada Persib Bandung. Dalam lima laga terakhir, mereka tidak pernah kalah dari Bali United FC.
Dominasi tersebut menjadi modal psikologis yang penting jelang laga krusial ini. Persib Bandung berhasil meraih tiga kemenangan dan dua hasil imbang dalam periode tersebut.
Pelatih Bojan Hodak dinilai sebagai sosok yang berperan besar dalam perubahan itu. Di bawah arahannya, lanjut Marc Klok, Persib Bandung tampil lebih konsisten dan mampu menekan Bali United FC dalam beberapa pertemuan terakhir.
”Ya dalam empat atau lima laga terakhir kita selalu mendapatkan hasil positif. Jadi kita ingin menang, kita bermain untuk menang, delapan pertandingan tersisa, nanti adalah satu lagi laga final dari delapan pertandingan yang ada,” ujar Marc Klok.
Ucapan Marc Klok menegaskan setiap pertandingan kini dianggap sebagai final. Persib Bandung tidak ingin terpeleset di momen krusial saat kompetisi memasuki fase penentuan.
Dengan delapan laga tersisa, setiap poin menjadi sangat berharga dalam perburuan gelar. Kesalahan kecil bisa berdampak besar terhadap posisi di klasemen akhir.
Di sisi lain, Bali United FC tentu tidak datang untuk sekadar menjadi pelengkap. Mereka punya ambisi besar merusak pesta tuan rumah sekaligus memperbaiki posisi di papan klasemen.
Duel ini dipastikan berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim memiliki kualitas dan motivasi tinggi untuk meraih kemenangan.
Persib Bandung akan mengandalkan konsistensi permainan kolektif dan kekuatan mental di kandang. Sementara Bali United FC mengusung kepercayaan diri tinggi berbekal performa tajam di laga sebelumnya.
Lima pertemuan terakhir kedua tim menjadi gambaran betapa ketatnya persaingan. Pada 1 November 2025, Persib Bandung menang tipis 1-0 di kandang Bali United FC.
Kemudian pada 18 April 2025, Persib Bandung kembali unggul 2-1 saat bermain di GBLA. Sementara dua laga lainnya berakhir imbang, menunjukkan keseimbangan kekuatan kedua tim.
Satu kemenangan telak 3-0 pada Mei 2024 juga masih membekas sebagai bukti dominasi Persib Bandung. Namun hasil masa lalu tetap tidak bisa dijadikan jaminan di laga berikutnya.
Kini, semua kembali ditentukan di atas lapangan. Persib Bandung ingin melanjutkan tren positif, sementara Bali United FC siap memberi kejutan.
Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin. Lebih dari itu, laga ini menjadi penentu arah perjalanan kedua tim di sisa musim.(jpc)


