PSIM Jogja Akhiri Kerja Sama dengan Fahreza Sudin

PSIM Jogja resmi mengakhiri kerja sama dengan gelandang Fahreza Sudin menjelang bergulirnya musim kompetisi 2026/2027.

Keputusan tersebut menandai berakhirnya kebersamaan sang pemain setelah menjalani satu musim bersama Laskar Mataram dan menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan tim.

Fahreza yang merupakan pemain asal Ternate bergabung dengan PSIM pada musim lalu. Selama memperkuat tim berjuluk Laskar Mataram itu, ia tampil cukup konsisten dan dipercaya mengisi lini tengah dalam berbagai pertandingan penting.

Sepanjang musim, pemain kelahiran 12 Agustus 2000 tersebut mencatatkan 23 penampilan dari total 34 pertandingan resmi yang dijalani PSIM.

Kehadirannya memberi keseimbangan di sektor tengah, baik saat tim membangun serangan maupun ketika harus bertahan menghadapi tekanan lawan.

General Manager PSIM Jogja, Steven Sunny, menyampaikan apresiasi kepada Fahreza atas dedikasi dan profesionalisme yang ditunjukkan selama berseragam PSIM. Menurutnya, sang pemain selalu memberikan kontribusi maksimal setiap kali dipercaya tampil.

Baca Juga :  Kontrak Berakhir, Fabio Quartararo dan Alex Rins Resmi Tinggalkan Yamaha

“Mewakili seluruh jajaran manajemen dan keluarga besar PSIM Jogja, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Fahreza Sudin atas profesionalisme, kerja keras, dan dedikasi luar biasa yang telah ia tunjukkan selama bersama Laskar Mataram,” ujar Steven.

Electronic money exchangers listing

Dari sisi statistik, Fahreza juga memberikan kontribusi yang cukup baik. Ia berhasil mencetak dua gol dan menyumbangkan dua assist sepanjang musim.

Performa tersebut menunjukkan kemampuannya tidak hanya menjaga keseimbangan lini tengah, tetapi juga ikut membantu produktivitas serangan tim.

Dalam urusan distribusi bola, Fahreza mencatatkan 380 umpan sukses dari total 466 operan yang dilepaskan. Catatan itu menggambarkan akurasi operan yang tinggi sekaligus perannya sebagai penghubung antarlini.

Tak hanya piawai mengalirkan bola, Fahreza juga tampil disiplin saat bertahan. Ia membukukan 17 tekel, 21 intersepsi, serta dua sapuan penting. Sementara dari sisi menyerang, ia melepaskan 20 tembakan dengan 10 di antaranya mengarah tepat ke gawang lawan.

Baca Juga :  Resmi Diperkenalkan, Patrick Kluivert Sampaikan Janjinya untuk Timnas Indonesia

Steven menilai perpisahan ini merupakan bagian dari dinamika yang lazim terjadi dalam sepak bola profesional. Meski kerja sama telah berakhir, manajemen tetap memberikan penghargaan atas sikap dan etos kerja yang ditunjukkan Fahreza selama berada di klub.

“Kita semua tahu bahwa dinamika dalam sepak bola profesional berjalan sangat cepat. Meski kebersamaan harus berakhir di titik ini, manajemen sangat mengapresiasi loyalitas serta etos kerja tinggi yang selalu ia perlihatkan, baik di dalam maupun di luar lapangan hijau,” katanya.

PSIM pun mendoakan agar Fahreza dapat melanjutkan karier dengan sukses di klub barunya. Manajemen berharap pengalaman selama membela Laskar Mataram menjadi bekal berharga untuk perjalanan karier sang gelandang di masa mendatang.

“Kami mendoakan yang terbaik untuk kelanjutan karier Fahreza ke depannya. Semoga kesuksesan dan pencapaian gemilang selalu menyertai langkah Fahreza di pelabuhan karier yang baru,” tutup Steven.(jpc)

PSIM Jogja resmi mengakhiri kerja sama dengan gelandang Fahreza Sudin menjelang bergulirnya musim kompetisi 2026/2027.

Keputusan tersebut menandai berakhirnya kebersamaan sang pemain setelah menjalani satu musim bersama Laskar Mataram dan menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan tim.

Fahreza yang merupakan pemain asal Ternate bergabung dengan PSIM pada musim lalu. Selama memperkuat tim berjuluk Laskar Mataram itu, ia tampil cukup konsisten dan dipercaya mengisi lini tengah dalam berbagai pertandingan penting.

Electronic money exchangers listing

Sepanjang musim, pemain kelahiran 12 Agustus 2000 tersebut mencatatkan 23 penampilan dari total 34 pertandingan resmi yang dijalani PSIM.

Kehadirannya memberi keseimbangan di sektor tengah, baik saat tim membangun serangan maupun ketika harus bertahan menghadapi tekanan lawan.

General Manager PSIM Jogja, Steven Sunny, menyampaikan apresiasi kepada Fahreza atas dedikasi dan profesionalisme yang ditunjukkan selama berseragam PSIM. Menurutnya, sang pemain selalu memberikan kontribusi maksimal setiap kali dipercaya tampil.

Baca Juga :  Kontrak Berakhir, Fabio Quartararo dan Alex Rins Resmi Tinggalkan Yamaha

“Mewakili seluruh jajaran manajemen dan keluarga besar PSIM Jogja, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Fahreza Sudin atas profesionalisme, kerja keras, dan dedikasi luar biasa yang telah ia tunjukkan selama bersama Laskar Mataram,” ujar Steven.

Dari sisi statistik, Fahreza juga memberikan kontribusi yang cukup baik. Ia berhasil mencetak dua gol dan menyumbangkan dua assist sepanjang musim.

Performa tersebut menunjukkan kemampuannya tidak hanya menjaga keseimbangan lini tengah, tetapi juga ikut membantu produktivitas serangan tim.

Dalam urusan distribusi bola, Fahreza mencatatkan 380 umpan sukses dari total 466 operan yang dilepaskan. Catatan itu menggambarkan akurasi operan yang tinggi sekaligus perannya sebagai penghubung antarlini.

Tak hanya piawai mengalirkan bola, Fahreza juga tampil disiplin saat bertahan. Ia membukukan 17 tekel, 21 intersepsi, serta dua sapuan penting. Sementara dari sisi menyerang, ia melepaskan 20 tembakan dengan 10 di antaranya mengarah tepat ke gawang lawan.

Baca Juga :  Resmi Diperkenalkan, Patrick Kluivert Sampaikan Janjinya untuk Timnas Indonesia

Steven menilai perpisahan ini merupakan bagian dari dinamika yang lazim terjadi dalam sepak bola profesional. Meski kerja sama telah berakhir, manajemen tetap memberikan penghargaan atas sikap dan etos kerja yang ditunjukkan Fahreza selama berada di klub.

“Kita semua tahu bahwa dinamika dalam sepak bola profesional berjalan sangat cepat. Meski kebersamaan harus berakhir di titik ini, manajemen sangat mengapresiasi loyalitas serta etos kerja tinggi yang selalu ia perlihatkan, baik di dalam maupun di luar lapangan hijau,” katanya.

PSIM pun mendoakan agar Fahreza dapat melanjutkan karier dengan sukses di klub barunya. Manajemen berharap pengalaman selama membela Laskar Mataram menjadi bekal berharga untuk perjalanan karier sang gelandang di masa mendatang.

“Kami mendoakan yang terbaik untuk kelanjutan karier Fahreza ke depannya. Semoga kesuksesan dan pencapaian gemilang selalu menyertai langkah Fahreza di pelabuhan karier yang baru,” tutup Steven.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru