22.8 C
Palangkaraya
Wednesday, February 8, 2023

Warga Lamtoro Gung di Palangka Raya Dihebohkan Ular Kobra Nyasar Masuk WC

PALANGKA RAYA, PROKALTENG. CO-Komplek perumahan warga di Gang Haka 20, Jalan Lamtoro Gung, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Jumat (14/10/2022) pagi mendadak gempar. Pasalnya, seekor ular kobra sekira 1 meter masuk ke dalam kamar mandi rumah salah satu warga.

Pemilik rumah, Diana mengungkapkan kronologi kejadian mengagetkan itu. Menurutnya saat dia tengah berada di dapur, melihat binatang berbisa tersebut melintas di sampingnya dan masuk di bawah mesin cuci. Tak berselang lama, kemudian ular masuk ke WC kamar mandi.

“Saat anak saya datang, dia semprot memakai hit. Tapi ularnya mendesis. Saya ketakutan dan segera minta pertolongan agar ularnya segera diamankan dari rumah saya,”ujarnya menceritakan.

Baca Juga :  Mempererat Persatuan dan Kesatuan dengan Filosofi Huma Betang

Tak menunggu lama, setelah mendapatkan laporan atas kejadian itu, anggota ERP Kota Palangka Raya tiba untuk mengevakuasi binatang liar tersebut. Ternyata perlu waktu yang cukup lama saat relawan berusaha mengamankan ular berwarna hitam itu. Sebab, tempat yang tergolong sempit, tangan relawan juga sempat tersembur bisa ular beracun itu.

“Untung kondisi saya tidak apa-apa, masih dalam keadaan aman. Ular yang kami tangkap ini, akan diserahkan ke pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA),” kata Bani, anggota ERP Kota Palangka Raya itu.






Reporter: ma rini

PALANGKA RAYA, PROKALTENG. CO-Komplek perumahan warga di Gang Haka 20, Jalan Lamtoro Gung, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Jumat (14/10/2022) pagi mendadak gempar. Pasalnya, seekor ular kobra sekira 1 meter masuk ke dalam kamar mandi rumah salah satu warga.

Pemilik rumah, Diana mengungkapkan kronologi kejadian mengagetkan itu. Menurutnya saat dia tengah berada di dapur, melihat binatang berbisa tersebut melintas di sampingnya dan masuk di bawah mesin cuci. Tak berselang lama, kemudian ular masuk ke WC kamar mandi.

“Saat anak saya datang, dia semprot memakai hit. Tapi ularnya mendesis. Saya ketakutan dan segera minta pertolongan agar ularnya segera diamankan dari rumah saya,”ujarnya menceritakan.

Baca Juga :  Di Palangka Raya, Masih Ada Hak Pejalan Kaki yang Dirampas

Tak menunggu lama, setelah mendapatkan laporan atas kejadian itu, anggota ERP Kota Palangka Raya tiba untuk mengevakuasi binatang liar tersebut. Ternyata perlu waktu yang cukup lama saat relawan berusaha mengamankan ular berwarna hitam itu. Sebab, tempat yang tergolong sempit, tangan relawan juga sempat tersembur bisa ular beracun itu.

“Untung kondisi saya tidak apa-apa, masih dalam keadaan aman. Ular yang kami tangkap ini, akan diserahkan ke pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA),” kata Bani, anggota ERP Kota Palangka Raya itu.






Reporter: ma rini

Most Read

Artikel Terbaru