alexametrics
23.1 C
Palangkaraya
Wednesday, August 17, 2022

Kabinda Kalteng Imbau Masyarakat Jangan Terpengaruh Hoax Vaksinasi

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Kalimantan Tengah, Brigjen TNI Sinyo mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh dengan informasi dan berita-berita hoax terkait vaksinasi Covid-19.

Karena menurut Sinyo, saat ini berbagai informasi dan berita hoax terkait vaksinasi Covid-19 bertebaran di berbagai platform. Terutama media sosial.

“Pada prinsipnya kami menegaskan bahwa vaksinasi yang dilakukan Pemerintah adalah dalam rangka melindungi semua lapisan masyarakat,” ujarnya, Rabu (26/1/2022).

Selain itu, ia juga mengimbau agar penurunan kasus Covid-19 yang terjadi di Kalimantan Tengah sejak beberapa bulan terakhir, jangan sampai membuat masyarakat lengah dari menjalankan protokol kesehatan.

Lebih lanjut Sinyo menjelaskan, sampai saat ini Binda Kalteng juga terus menggalakkan vaksinasi Covid-19, terutama untuk anak usia 6-11 tahun dan masyarakat lanjut usia (lansia). Vaksinasi ini dilakukan di seluruh wilayah Kalimantan Tengah, bahkan hingga ke pelosok yang sulit tercapai.

“Hingga hari ini, selama Januari ini kami sudah berhasil melakukan vaksinasi terhadap 37 ribu lebih anak usia 6-11 tahun dan lansia. Dan untuk tahun 2022 ini kami menargetkan vaksinasi sebanyak 412 ribu dosis atau 31 ribu orang per bulan,” beber Sinyo.

Baca Juga :  32.083 Murid SD dan MI di Palangka Raya Jadi Target Vaksinasi

Meskipun untuk target pada Januari ini sudah terlampaui, sebut Sinyo, pihaknya akan terus melakukan vaksinasi di seluruh wilayah Kalteng, terutama bagi anak-anak dan lansia.

Hal itu sebagai salah satu upaya mengantisipasi kembali meledaknya kasus Covid-19, terutama varian Omicron yang saat sudah mendominasi kasus Covid-19 di negara tetangga seperti Singapura. “Bahkan saat ini, kasus varian Omicron di Singapura didominasi anak-anak di bawah 12 tahun,” tukas dia.

Sementara di dalam negeri, kasus Omicron juga terus mengalami peningkatan setiap hari. Hingga kemarin setidaknya sudah mencapai 1.626 jiwa yang dinyatakan terpapar varian baru Virus Corona itu, serta dua di antaranya meninggal dunia.

Selain itu, kata Sinyo, dengan masifnya vaksinasi juga diharapkan anak-anak yang sudah melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen lebih memiliki kekebalan atau ketahanan terhadap Covid-19. “Kalaupun terinfeksi, setidaknya gejalanya akan lebih ringan dan tidak memerlukan perawatan serius,” imbuh dia.

Baca Juga :  Capaian Vaksinasi Tentukan Level, PPKM Berlanjut Hingga 6 Desember

Apa yang disampaikan Kabinda Kalteng itu senada dengan komentar sejumlah orang tua yang anak-anaknya telah mendapat vaksinasi Covid-19. “Alhamdulillah, anak kami sudah mendapat vaksin Covid-19 yang dilaksanakan Binda Kalteng hari ini. Dengan anak kami sudah mendapat vaksin seperti ini, kami berharap pelaksanaan PTM juga segera berjalan dengan lancar dan normal seperti dulu,” kata Murni Alifah, salah seorang ibu dari murid SD IT Buntok, Kabupaten Barito Selatan.

Murni juga menyatakan bahwa dirinya sangat mendukung program vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan pemerintah. Ia menilai hal itu bentuk kepedulian terhadap masyarakat terutama anak- anak.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat, khususnya para orang tua yang memiliki anak usia 6-11 tahun, agar tidak mudah percaya terhadap berita bohong/hoax mengenai vaksinasi. “Karena vaksin ini aman dan untuk kebaikan anak-anak kita sendiri. Sebab vaksin akan membentuk kekebalan tubuh untuk anak kita,” ujarnya.

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Kalimantan Tengah, Brigjen TNI Sinyo mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh dengan informasi dan berita-berita hoax terkait vaksinasi Covid-19.

Karena menurut Sinyo, saat ini berbagai informasi dan berita hoax terkait vaksinasi Covid-19 bertebaran di berbagai platform. Terutama media sosial.

“Pada prinsipnya kami menegaskan bahwa vaksinasi yang dilakukan Pemerintah adalah dalam rangka melindungi semua lapisan masyarakat,” ujarnya, Rabu (26/1/2022).

Selain itu, ia juga mengimbau agar penurunan kasus Covid-19 yang terjadi di Kalimantan Tengah sejak beberapa bulan terakhir, jangan sampai membuat masyarakat lengah dari menjalankan protokol kesehatan.

Lebih lanjut Sinyo menjelaskan, sampai saat ini Binda Kalteng juga terus menggalakkan vaksinasi Covid-19, terutama untuk anak usia 6-11 tahun dan masyarakat lanjut usia (lansia). Vaksinasi ini dilakukan di seluruh wilayah Kalimantan Tengah, bahkan hingga ke pelosok yang sulit tercapai.

“Hingga hari ini, selama Januari ini kami sudah berhasil melakukan vaksinasi terhadap 37 ribu lebih anak usia 6-11 tahun dan lansia. Dan untuk tahun 2022 ini kami menargetkan vaksinasi sebanyak 412 ribu dosis atau 31 ribu orang per bulan,” beber Sinyo.

Baca Juga :  Sulap Lahan Kosong Jadi Perkebunan Jagung

Meskipun untuk target pada Januari ini sudah terlampaui, sebut Sinyo, pihaknya akan terus melakukan vaksinasi di seluruh wilayah Kalteng, terutama bagi anak-anak dan lansia.

Hal itu sebagai salah satu upaya mengantisipasi kembali meledaknya kasus Covid-19, terutama varian Omicron yang saat sudah mendominasi kasus Covid-19 di negara tetangga seperti Singapura. “Bahkan saat ini, kasus varian Omicron di Singapura didominasi anak-anak di bawah 12 tahun,” tukas dia.

Sementara di dalam negeri, kasus Omicron juga terus mengalami peningkatan setiap hari. Hingga kemarin setidaknya sudah mencapai 1.626 jiwa yang dinyatakan terpapar varian baru Virus Corona itu, serta dua di antaranya meninggal dunia.

Selain itu, kata Sinyo, dengan masifnya vaksinasi juga diharapkan anak-anak yang sudah melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen lebih memiliki kekebalan atau ketahanan terhadap Covid-19. “Kalaupun terinfeksi, setidaknya gejalanya akan lebih ringan dan tidak memerlukan perawatan serius,” imbuh dia.

Baca Juga :  Selain Vaksinasi, Juga Penyuluhan Keluarga Berencana

Apa yang disampaikan Kabinda Kalteng itu senada dengan komentar sejumlah orang tua yang anak-anaknya telah mendapat vaksinasi Covid-19. “Alhamdulillah, anak kami sudah mendapat vaksin Covid-19 yang dilaksanakan Binda Kalteng hari ini. Dengan anak kami sudah mendapat vaksin seperti ini, kami berharap pelaksanaan PTM juga segera berjalan dengan lancar dan normal seperti dulu,” kata Murni Alifah, salah seorang ibu dari murid SD IT Buntok, Kabupaten Barito Selatan.

Murni juga menyatakan bahwa dirinya sangat mendukung program vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan pemerintah. Ia menilai hal itu bentuk kepedulian terhadap masyarakat terutama anak- anak.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat, khususnya para orang tua yang memiliki anak usia 6-11 tahun, agar tidak mudah percaya terhadap berita bohong/hoax mengenai vaksinasi. “Karena vaksin ini aman dan untuk kebaikan anak-anak kita sendiri. Sebab vaksin akan membentuk kekebalan tubuh untuk anak kita,” ujarnya.

Most Read

Artikel Terbaru

/