alexametrics
23.2 C
Palangkaraya
Monday, August 15, 2022

Pilkades Tetap Dilaksanakan 12 November

MUARA TEWEH – Pemilihan kepala
desa (Pilkades) serentak tahun 2019 di wilayah Kabupaten Barito Utara (Batara) akan
digelar Selasa (12/11) besok. Pilkades di Batara akan diikuti 20 desa dan 75
calon kepala desa di sembilan kecamatan. 

Terkait Pilkades serentak
tersebut, salah satu desa, yaitu Desa Muara Inu di Kecamatan Lahei yang diminta
untuk menunda pilkades, peluangnya sangat kecil. Sebab Pemkab Batara memberi
sinyal akan tetap meneruskan tahapan pilkades serentak tahun 2019 di 20 desa
tanpa kecuali.

Sebelumnya, warga Desa Muara
Inu melakukan demo. Aksi demo ini dilakukan oleh pendukung dua calon kades Muara
Inu yang dinyatakan tak lolos verifikasi. 

Bupati Barito Utara H
Nadalsyah menegaskan, hasil seleksi calon kepala desa yang akan mengikuti
pemilihan kepala desa serentak tahun 2019 sudah sesuai dengan ketentuan dan
peraturan yang berlaku.

Baca Juga :  PDIP Siap Bahas Raperda

“Walau bagaimana pun ada
calon kades yang gugur lalu menggugat, keputusan tidak kami ubah dan tidak bisa
diulang kembali. Silahkan mau demo ke DPRD dan Pemda akan kami hadapi nantinya,
karena kami mengeluarkan keputusan hasil seleksi berdasarkan
ketentuan-ketentuan yang berlaku,” tegas Nadalsyah kepada wartawan, akhir pekan
lalu.

Koyem sapaan akrab Nadalsyah
menambahkan, sesuai dengan peraturan calon kades yang akan mengikuti Pilkades
serentak tahun 2019 hanya diikuti maksimal lima orang disetiap desa.
“Lebih dari lima orang, berarti harus ada yang digugurkan,”  tegasnya.

Nadalsyah mengharapkan, agar
para calon dapat menerima hasil keputusan pemilihan karena hasil tersebut
merupakan pilihan masyarakat dan dianggap terbaik untuk memimpin desa ke
depannya.

Baca Juga :  Sudah 13 Tahun, Jalan Sarang Pungau Belum Tersentuh Perbaikan

Plt Kepala Dinas Sosial PMD
Batara, Eveready Noor didampingi Kabid Kabid Pembinaan Pemerintahan
Lembaga Desa/Kelurahan SosPMD Samsul Astorijata, mengatakan, tidak ada Pilkades
yang ditunda, bahkan Pilkades serentak berjalan sesuai tahapan yang telah
ditetapkan.

“Tidak ada Pilkades yang
ditunda. Tetap berjalan sesuai tahapan. Kita harapkan Pilkades serentak
2019 ini berjalan aman dan lancar tanpa ada kendala,” terangnya, Minggu
(10/11).

Menurutnya, pada Minggu
(10/11) sudah dilaksanakan pergeseran logistik di enam desa dari dua kecamatan.
Yakni Kecamatan Lahei dan Gunung Purei. “Ya sudah dilaksanakan pergeseran
logistik dua kecamatan,’ kata Samsul. (dad)

MUARA TEWEH – Pemilihan kepala
desa (Pilkades) serentak tahun 2019 di wilayah Kabupaten Barito Utara (Batara) akan
digelar Selasa (12/11) besok. Pilkades di Batara akan diikuti 20 desa dan 75
calon kepala desa di sembilan kecamatan. 

Terkait Pilkades serentak
tersebut, salah satu desa, yaitu Desa Muara Inu di Kecamatan Lahei yang diminta
untuk menunda pilkades, peluangnya sangat kecil. Sebab Pemkab Batara memberi
sinyal akan tetap meneruskan tahapan pilkades serentak tahun 2019 di 20 desa
tanpa kecuali.

Sebelumnya, warga Desa Muara
Inu melakukan demo. Aksi demo ini dilakukan oleh pendukung dua calon kades Muara
Inu yang dinyatakan tak lolos verifikasi. 

Bupati Barito Utara H
Nadalsyah menegaskan, hasil seleksi calon kepala desa yang akan mengikuti
pemilihan kepala desa serentak tahun 2019 sudah sesuai dengan ketentuan dan
peraturan yang berlaku.

Baca Juga :  Rencananya, Bangunan Eks Akper akan Dibuat Rumah Sakit Jiwa

“Walau bagaimana pun ada
calon kades yang gugur lalu menggugat, keputusan tidak kami ubah dan tidak bisa
diulang kembali. Silahkan mau demo ke DPRD dan Pemda akan kami hadapi nantinya,
karena kami mengeluarkan keputusan hasil seleksi berdasarkan
ketentuan-ketentuan yang berlaku,” tegas Nadalsyah kepada wartawan, akhir pekan
lalu.

Koyem sapaan akrab Nadalsyah
menambahkan, sesuai dengan peraturan calon kades yang akan mengikuti Pilkades
serentak tahun 2019 hanya diikuti maksimal lima orang disetiap desa.
“Lebih dari lima orang, berarti harus ada yang digugurkan,”  tegasnya.

Nadalsyah mengharapkan, agar
para calon dapat menerima hasil keputusan pemilihan karena hasil tersebut
merupakan pilihan masyarakat dan dianggap terbaik untuk memimpin desa ke
depannya.

Baca Juga :  PDIP Siap Bahas Raperda

Plt Kepala Dinas Sosial PMD
Batara, Eveready Noor didampingi Kabid Kabid Pembinaan Pemerintahan
Lembaga Desa/Kelurahan SosPMD Samsul Astorijata, mengatakan, tidak ada Pilkades
yang ditunda, bahkan Pilkades serentak berjalan sesuai tahapan yang telah
ditetapkan.

“Tidak ada Pilkades yang
ditunda. Tetap berjalan sesuai tahapan. Kita harapkan Pilkades serentak
2019 ini berjalan aman dan lancar tanpa ada kendala,” terangnya, Minggu
(10/11).

Menurutnya, pada Minggu
(10/11) sudah dilaksanakan pergeseran logistik di enam desa dari dua kecamatan.
Yakni Kecamatan Lahei dan Gunung Purei. “Ya sudah dilaksanakan pergeseran
logistik dua kecamatan,’ kata Samsul. (dad)

Most Read

Artikel Terbaru

/