PROKALTENG.CO – Akses layanan kesehatan di Kalimantan Tengah kini makin terbuka. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) menyalurkan dua unit ambulans untuk mempercepat penanganan medis, terutama di wilayah dengan akses terbatas.
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN ini menyasar kebutuhan mendesak masyarakat Kalteng akan layanan kesehatan cepat, mulai dari kondisi darurat hingga rujukan pasien ke rumah sakit. Dua ambulans tersebut diserahkan kepada Yayasan Barito Lentera Nusantara dan Yayasan Tropical Forest and Land Conservation (TFLC).
Manager PLN UP3 Palangka Raya, Bagus Cahyadi, mengatakan bantuan ini jadi bukti PLN tak hanya hadir lewat listrik, tapi juga di situasi genting yang menyangkut nyawa.
“Kami ingin hadir saat masyarakat benar-benar butuh. Ambulans ini kami pilih karena lincah di jalan kota maupun pemukiman, jadi waktu penanganan pasien bisa lebih cepat,” kata Bagus saat penyerahan di Palangka Raya, Senin (4/5).
Kedua ambulans sudah dilengkapi fasilitas penting seperti tabung oksigen hingga automatic roll-in stretcher, tandu otomatis yang memudahkan evakuasi pasien. Dengan perlengkapan ini, layanan diharapkan lebih sigap dan aman.
Ketua Yayasan Barito Lentera Nusantara, Beni Parulian Siregar, menyebut bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat.
“Ini bukan sekadar kendaraan. Ini harapan—untuk ibu yang mau melahirkan tengah malam, atau lansia yang butuh rujukan cepat. Terima kasih atas kepedulian PLN,” ucapnya.
Tambahan armada ini memperluas jangkauan layanan kesehatan, khususnya di daerah yang selama ini sulit dijangkau dengan cepat.
Sementara itu, General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menegaskan program TJSL akan terus diarahkan pada kebutuhan nyata masyarakat.
“Kami ingin setiap bantuan memberi dampak langsung. Harapannya ambulans ini bisa dimanfaatkan optimal untuk layanan kesehatan yang cepat dan tepat,” ujarnya.
Melalui program TJSL, PLN terus memperkuat perannya dalam pembangunan sosial, memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke wilayah yang paling membutuhkan. (tim)


