PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Seorang warga di kawasan Jalan G. Obos XIV, Gang Puteri Malu, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya harus dilarikan ke RSUD Doris Sylvanus usai mengalami insiden disengat ratusan lebah madu. Kejadian tersebut saat dirinya tengah membersihkan lahan, Senin (8/9/2025).
Korban yang saat itu sedang membersihkan lahan yang dipenuhi semak belukar tak menyadari adanya sarang lebah madu berukuran besar. Aktivitasnya memicu gerombolan lebah keluar dari sarang dan menyerang secara agresif hingga korban tidak berdaya.
Kondisi korban sempat pingsan karena dikerumuni ratusan lebah. Warga sekitar yang melihat kejadian itu, akhirnya melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya melalui Call Center 112 untuk meminta pertolongan.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya, Sucipto membenarkan adanya laporan darurat tersebut. Menurutnya, serangan terjadi secara tiba-tiba saat korban sedang beraktivitas di lahan.
“Peristiwa bermula saat korban membersihkan tanah yang ditumbuhi semak dan pepohonan kayu. Aktivitasnya tersebut memicu serangan lebah yang bersarang di lokasi itu,” jelasnya, Selasa (9/9).
Ia menambahkan, sebelum kejadian tetangga korban telah memperingatkan adanya sarang lebah berukuran besar yang menempel di pepohonan sekitar lahan. Namun, korban tetap melanjutkan pekerjaannya hingga akhirnya diserang lebah.
“Warga sekitar sempat berusaha menolong dengan membakar daun kelapa kering dan mengarahkan asapnya ke korban agar lebah menjauh, tetapi tidak membuahkan hasil,” kata Sucipto lagi.
Dengan mengenakan perlengkapan alat pelindung diri (APD) lengkap, petugas langsung melakukan evakuasi dan segera dibawa menuju RSUD Doris Sylvanus untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Sucipto menuturkan, petugas tidak hanya mengevakuasi korban, tetapi juga melakukan penanganan lanjutan dengan mengamankan sarang lebah agar tidak kembali membahayakan masyarakat sekitar.
“Kami masih bekerja di lokasi untuk menyeterilkan sarang lebah madu itu, agar tidak ada lagi warga yang menjadi korban di kemudian hari,”ujarnya.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati ketika beraktivitas di area semak belukar maupun lahan yang jarang disentuh. Keberadaan sarang lebah, terutama berukuran besar, berpotensi memicu serangan sewaktu-waktu jika merasa terganggu. (jef/hnd)


