Diduga Sengaja Dibakar, Kebakaran Lahan di G. Obos 24 Palangka Raya Sisakan Barang Bukti Karet Ban

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Insiden kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kali ini melanda kawasan Jalan G. Obos 24, Kota Palangka Raya, Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kuat dugaan, kemunculan titik api tersebut bukanlah faktor alam. Melainkan sengaja dibakar oleh oknum tak bertanggung jawab.

Berdasarkan pantauan Prokalteng.co di lapangan. Kobaran api tampak melahap semak belukar kering, dan tumpukan sampah yang berada persis di pinggir jalan tanah berpasir.

Asap putih pekat mengepul tebal menutupi area pepohonan di sekitarnya. Seorang petugas pemadam dari Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Kamboja Palangka Raya, lengkap dengan seragam wearpack oranye dan helm merah, tampak bersiaga memegang selang air untuk memblokir pergerakan api agar tidak merambat lebih luas ke area hutan di belakangnya.

Dugaan unsur kesengajaan ini dibongkar langsung oleh Komandan BPK Kamboja, Sucipto.

Ia menjelaskan bahwa penemuan titik api ini terjadi secara kebetulan saat armadanya melintas sepulang dari misi pemadaman di kawasan Lingkar Luar.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Terekam CCTV Ada Seseorang Berlari Setelah Api Muncul

“Awal kami lewat sini tidak ada api. Pas kami balik, tiba-tiba ada lagi api. Kelihatannya terbakarnya dari tepi jalan, bukan dari tengah lahan. Awalnya tidak besar, sekitar tiga meter persegi,” ungkap Sucipto di lokasi kejadian.

Kecurigaan petugas semakin menguat ketika mereka berpapasan dengan sebuah mobil sedan berwarna putih yang melaju kencang berlawanan arah meninggalkan lokasi. Pengendara mobil tersebut, yang diperkirakan berusia sekitar 30 tahunan, menunjukkan gelagat terkejut saat melihat kedatangan mobil pemadam kebakaran.

Di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas juga menemukan barang bukti yang menguatkan indikasi pembakaran. Sekitar lima meter dari titik awal api, ditemukan potongan karet ban penyangga jok kursi.

Material karet tersebut diduga kuat digunakan sebagai bahan pemicu untuk mempercepat nyala api.

Baca Juga :  Profil Irjen Nanang Avianto, Kapolda Kalteng yang Baru

Atas kejadian ini, Sucipto menyayangkan ulah oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut. Ia menilai tindakan ini sangat merugikan dan menguras tenaga para relawan pemadam kebakaran yang saat ini tengah berjibaku menangani berbagai titik api di Palangka Raya.

“Tolong untuk warga yang di sekitar sini juga ikut mengawasi, apalagi di sini masyarakatnya jarang-jarang (sepi). Jika ada yang sengaja membakar, jangan sampai terulang lagi. Kasihan BPK dan pemadam-pemadam di Kota Palangka Raya heboh dikerjain begini. Banyak pekerjaan kita yang lain,” tegas Sucipto.

Berkat kesigapan BPK Kamboja, BPBD, dan juga dibantu oleh tim pemadam kebakaran lainnya, kobaran api di pinggir Jalan G. Obos 24 tersebut kini telah berhasil dijinakkan dan dipadamkan sepenuhnya.

Warga diimbau untuk proaktif melaporkan aktivitas mencurigakan yang berpotensi memicu Kebakaran Karhutla di wilayah mereka. (her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Insiden kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kali ini melanda kawasan Jalan G. Obos 24, Kota Palangka Raya, Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kuat dugaan, kemunculan titik api tersebut bukanlah faktor alam. Melainkan sengaja dibakar oleh oknum tak bertanggung jawab.

Electronic money exchangers listing

Berdasarkan pantauan Prokalteng.co di lapangan. Kobaran api tampak melahap semak belukar kering, dan tumpukan sampah yang berada persis di pinggir jalan tanah berpasir.

Asap putih pekat mengepul tebal menutupi area pepohonan di sekitarnya. Seorang petugas pemadam dari Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Kamboja Palangka Raya, lengkap dengan seragam wearpack oranye dan helm merah, tampak bersiaga memegang selang air untuk memblokir pergerakan api agar tidak merambat lebih luas ke area hutan di belakangnya.

Dugaan unsur kesengajaan ini dibongkar langsung oleh Komandan BPK Kamboja, Sucipto.

Ia menjelaskan bahwa penemuan titik api ini terjadi secara kebetulan saat armadanya melintas sepulang dari misi pemadaman di kawasan Lingkar Luar.

Baca Juga :  Terekam CCTV Ada Seseorang Berlari Setelah Api Muncul

“Awal kami lewat sini tidak ada api. Pas kami balik, tiba-tiba ada lagi api. Kelihatannya terbakarnya dari tepi jalan, bukan dari tengah lahan. Awalnya tidak besar, sekitar tiga meter persegi,” ungkap Sucipto di lokasi kejadian.

Kecurigaan petugas semakin menguat ketika mereka berpapasan dengan sebuah mobil sedan berwarna putih yang melaju kencang berlawanan arah meninggalkan lokasi. Pengendara mobil tersebut, yang diperkirakan berusia sekitar 30 tahunan, menunjukkan gelagat terkejut saat melihat kedatangan mobil pemadam kebakaran.

Di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas juga menemukan barang bukti yang menguatkan indikasi pembakaran. Sekitar lima meter dari titik awal api, ditemukan potongan karet ban penyangga jok kursi.

Material karet tersebut diduga kuat digunakan sebagai bahan pemicu untuk mempercepat nyala api.

Baca Juga :  Profil Irjen Nanang Avianto, Kapolda Kalteng yang Baru

Atas kejadian ini, Sucipto menyayangkan ulah oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut. Ia menilai tindakan ini sangat merugikan dan menguras tenaga para relawan pemadam kebakaran yang saat ini tengah berjibaku menangani berbagai titik api di Palangka Raya.

“Tolong untuk warga yang di sekitar sini juga ikut mengawasi, apalagi di sini masyarakatnya jarang-jarang (sepi). Jika ada yang sengaja membakar, jangan sampai terulang lagi. Kasihan BPK dan pemadam-pemadam di Kota Palangka Raya heboh dikerjain begini. Banyak pekerjaan kita yang lain,” tegas Sucipto.

Berkat kesigapan BPK Kamboja, BPBD, dan juga dibantu oleh tim pemadam kebakaran lainnya, kobaran api di pinggir Jalan G. Obos 24 tersebut kini telah berhasil dijinakkan dan dipadamkan sepenuhnya.

Warga diimbau untuk proaktif melaporkan aktivitas mencurigakan yang berpotensi memicu Kebakaran Karhutla di wilayah mereka. (her)

Terpopuler

Artikel Terbaru