PROKALTENG.CO – Ribuan mahasiswa bersama elemen masyarakat yang menggelar aksi di Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (21/4/2026), akhirnya membubarkan diri menjelang malam.
Namun, aksi yang berlangsung sejak siang itu diwarnai ketegangan setelah Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, tidak menemui massa.
Dilansir dari Prokal.co, Aksi yang berlangsung sejak siang hari itu tidak direspons langsung oleh Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud.
Hingga massa membubarkan diri, gubernur tidak terlihat keluar untuk menemui para demonstran.
Kondisi tersebut memicu kekecewaan di kalangan peserta aksi terhadap sikap Pemerintah Provinsi Kaltim.
Meski sebagian besar massa telah meninggalkan lokasi, situasi sempat memanas.
Sejumlah orang yang masih bertahan di sekitar Kantor Gubernur terlibat aksi lempar benda ke arah aparat kepolisian.
Selain itu, kawat berduri yang terpasang di depan kantor turut ditarik, bahkan sempat terjadi pembakaran di badan jalan.
Hingga pukul 18.27 Wita, sebagian massa masih terlihat bertahan di kawasan Teras Samarinda yang berada tepat di depan Kantor Gubernur Kaltim. Aparat kepolisian tetap bersiaga untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan lanjutan. (jpc)
PROKALTENG.CO – Ribuan mahasiswa bersama elemen masyarakat yang menggelar aksi di Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (21/4/2026), akhirnya membubarkan diri menjelang malam.
Namun, aksi yang berlangsung sejak siang itu diwarnai ketegangan setelah Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, tidak menemui massa.
Dilansir dari Prokal.co, Aksi yang berlangsung sejak siang hari itu tidak direspons langsung oleh Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud.
Hingga massa membubarkan diri, gubernur tidak terlihat keluar untuk menemui para demonstran.
Kondisi tersebut memicu kekecewaan di kalangan peserta aksi terhadap sikap Pemerintah Provinsi Kaltim.
Meski sebagian besar massa telah meninggalkan lokasi, situasi sempat memanas.
Sejumlah orang yang masih bertahan di sekitar Kantor Gubernur terlibat aksi lempar benda ke arah aparat kepolisian.
Selain itu, kawat berduri yang terpasang di depan kantor turut ditarik, bahkan sempat terjadi pembakaran di badan jalan.
Hingga pukul 18.27 Wita, sebagian massa masih terlihat bertahan di kawasan Teras Samarinda yang berada tepat di depan Kantor Gubernur Kaltim. Aparat kepolisian tetap bersiaga untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan lanjutan. (jpc)