Bobol Plafon Toko Kelontong, Maling Gagal Menggasak Barang

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Aksi pencurian dengan modus membobol plafon atap kembali meresahkan warga Kabupaten Lamandau. Kali ini, Toko Kelontong Yaya yang berlokasi di Jalan Lintas Kalimantan, Kecamatan Bulik telah menjadi sasaran pelaku kejahatan pada Sabtu malam (29/3/2026) tepat pukul 00.00 WIB. Beruntung, aksi nekat tersebut, berhasil digagalkan sebelum pelaku sempat menguras isi toko.

Kejadian ini dibenarkan oleh warga sekitar yang mendengar aksi pelaku saat mencoba menyelinap masuk. Lokasi toko yang berada tepat di samping gerai Alfamart Jalan Lintas Kalimantan itu, membuat kejadian ini cepat menarik perhatian masyarakat. Meski berada di area yang cukup terbuka, pelaku tampaknya cukup berani melakukan aksinya di tengah keheningan malam pergantian hari tersebut.

Pardi, salah satu warga yang berada di lokasi saat dimintai keterangan, Senin (30/3/2026) mengungkapkan bahwa aksi pembobolan tersebut nyaris membuahkan hasil.

Baca Juga :  Arisan Bodong di Lamandau Terbongkar, Ibu Muda Divonis 2,5 Tahun Penjara

“Malam kemarin ada yang sempat bobol toko sembako samping Alfamart itu mas. Untungnya aksi maling cepat ketahuan, sehingga tidak sampai kehilangan barang,” ujarnya saat berbincang dengan wartawan di Nanga Bulik.

Diketahui, pemilik Toko Yaya saat ini sedang tidak berada di tempat karena sedang pulang kampung ke Pulau Jawa. Namun, rumah sekaligus toko tersebut tidak dibiarkan kosong begitu saja. Pemilik toko telah menitipkan penjagaan kepada salah satu saudaranya untuk mengawasi operasional dan keamanan bangunan selama ia pergi.

Keberadaan penjaga cadangan inilah yang menjadi faktor kunci gagalnya pencurian tersebut. Menurut keterangan Pardi, saudara pemilik toko tersebut terbangun karena mendengar suara gaduh yang mencurigakan dari arah atap.

“Sempat terdengar bunyi berisik seperti ada orang yang mau membongkar paksa plafon sekitar jam 12 malam. Karena suara itu, penjaga toko langsung terjaga dan membuat pelaku melarikan diri,” jelasnya.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Toko Alya Dibobol! Maling Gasak Uang Rp5 Juta dan Makanan, Pelaku Pakai Penutup Kepala dan Masker

Di sisi lain, pihak kepolisian setempat mengaku belum menerima laporan resmi terkait insiden ini. Kapolres Lamandau AKBP Joko Handono, melalui Kasi Humas Polres Lamandau Ipda Gin Gin Ginanjar, menuturkan bahwa nihilnya laporan kemungkinan disebabkan karena pemilik toko merasa tidak ada barang yang sempat berpindah tangan atau hilang.

Meski belum ada laporan masuk, Ipda Gin Gin Ginanjar menegaskan bahwa pihak kepolisian akan tetap memantau situasi keamanan di wilayah tersebut. Ia juga mengimbau agar masyarakat Kabupaten Lamandau tetap waspada dan meningkatkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling).

“Kami tetap mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi pencurian dan segera melapor jika menemukan hal mencurigakan,” pungkasnya. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Aksi pencurian dengan modus membobol plafon atap kembali meresahkan warga Kabupaten Lamandau. Kali ini, Toko Kelontong Yaya yang berlokasi di Jalan Lintas Kalimantan, Kecamatan Bulik telah menjadi sasaran pelaku kejahatan pada Sabtu malam (29/3/2026) tepat pukul 00.00 WIB. Beruntung, aksi nekat tersebut, berhasil digagalkan sebelum pelaku sempat menguras isi toko.

Kejadian ini dibenarkan oleh warga sekitar yang mendengar aksi pelaku saat mencoba menyelinap masuk. Lokasi toko yang berada tepat di samping gerai Alfamart Jalan Lintas Kalimantan itu, membuat kejadian ini cepat menarik perhatian masyarakat. Meski berada di area yang cukup terbuka, pelaku tampaknya cukup berani melakukan aksinya di tengah keheningan malam pergantian hari tersebut.

Pardi, salah satu warga yang berada di lokasi saat dimintai keterangan, Senin (30/3/2026) mengungkapkan bahwa aksi pembobolan tersebut nyaris membuahkan hasil.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Arisan Bodong di Lamandau Terbongkar, Ibu Muda Divonis 2,5 Tahun Penjara

“Malam kemarin ada yang sempat bobol toko sembako samping Alfamart itu mas. Untungnya aksi maling cepat ketahuan, sehingga tidak sampai kehilangan barang,” ujarnya saat berbincang dengan wartawan di Nanga Bulik.

Diketahui, pemilik Toko Yaya saat ini sedang tidak berada di tempat karena sedang pulang kampung ke Pulau Jawa. Namun, rumah sekaligus toko tersebut tidak dibiarkan kosong begitu saja. Pemilik toko telah menitipkan penjagaan kepada salah satu saudaranya untuk mengawasi operasional dan keamanan bangunan selama ia pergi.

Keberadaan penjaga cadangan inilah yang menjadi faktor kunci gagalnya pencurian tersebut. Menurut keterangan Pardi, saudara pemilik toko tersebut terbangun karena mendengar suara gaduh yang mencurigakan dari arah atap.

“Sempat terdengar bunyi berisik seperti ada orang yang mau membongkar paksa plafon sekitar jam 12 malam. Karena suara itu, penjaga toko langsung terjaga dan membuat pelaku melarikan diri,” jelasnya.

Baca Juga :  Toko Alya Dibobol! Maling Gasak Uang Rp5 Juta dan Makanan, Pelaku Pakai Penutup Kepala dan Masker

Di sisi lain, pihak kepolisian setempat mengaku belum menerima laporan resmi terkait insiden ini. Kapolres Lamandau AKBP Joko Handono, melalui Kasi Humas Polres Lamandau Ipda Gin Gin Ginanjar, menuturkan bahwa nihilnya laporan kemungkinan disebabkan karena pemilik toko merasa tidak ada barang yang sempat berpindah tangan atau hilang.

Meski belum ada laporan masuk, Ipda Gin Gin Ginanjar menegaskan bahwa pihak kepolisian akan tetap memantau situasi keamanan di wilayah tersebut. Ia juga mengimbau agar masyarakat Kabupaten Lamandau tetap waspada dan meningkatkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling).

“Kami tetap mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi pencurian dan segera melapor jika menemukan hal mencurigakan,” pungkasnya. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru