PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya mengungkap hasil investigasi kebakaran rumah di Jalan Manyar VIII, Komplek Bumi Palangka II, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, yang terjadi pada Senin (6/7/2026). Berdasarkan hasil penyelidikan, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari bohlam yang terus menyala di kamar lantai dua hingga memicu kebakaran yang mengakibatkan kerugian sekitar Rp500 juta.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdamkarmat Kota Palangka Raya, Urianinu Napulangit, mengatakan kebakaran tersebut diklasifikasikan sebagai kebakaran teknis tipe C dengan tingkat kerusakan berat.
“Hasil investigasi di lapangan menunjukkan kebakaran diduga disebabkan adanya korsleting listrik yang berasal dari bohlam yang terus menyala di kamar lantai dua. Panas yang ditimbulkan memicu percikan api dan dengan cepat merambat ke seluruh ruangan karena kamar tersebut difungsikan sebagai gudang penyimpanan barang-barang lama,” ungkap Urianinu, Selasa (7/7/2026).
Hasil investigasi menunjukkan titik awal api berada di kamar tidur lantai dua yang telah dialihfungsikan menjadi gudang. Kebakaran diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 14.45 WIB, sedangkan laporan diterima petugas pada pukul 14.47 WIB.
Rumah yang terbakar merupakan bangunan beton milik Haris Samsul Huda dengan kamar di lantai dua berukuran sekitar 2×3 meter berbahan kayu. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta.
Barang-barang yang terbakar meliputi perhiasan emas, barang elektronik, surat-surat berharga, uang tunai, hingga perabot rumah tangga. Luas area yang terdampak kebakaran sekitar 130 meter persegi.
“Berdasarkan keterangan pemilik rumah, saat kejadian dirinya sedang mengantar istri dan anak bungsunya ke pasar. Sementara dua anak lainnya yang berusia 8 dan 12 tahun berada di rumah untuk tidur siang. Salah seorang anak kemudian terbangun setelah mendengar suara gemeretak dari arah kamar lantai dua dan melihat api mulai membesar. Kedua anak tersebut segera menyelamatkan diri dan menghubungi ayahnya untuk meminta pertolongan,” ujarnya.
Atas temuan tersebut, Disdamkarmat mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran akibat instalasi listrik.
“Warga disarankan menggunakan lampu LED, mematikan lampu saat tidak digunakan, serta mencabut stop kontak dari sumber listrik apabila tidak dipakai, terutama di tengah cuaca panas dan memasuki musim kemarau,” tandasnya. (jef)


