PROKALTENG.CO – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran meyakini program shrimp estate atau tambak udang Vaname di Desa Sungai Raja, Kecamatan Jelai Kabupaten Sukamara dapat memberikan kontribusi pendapatan asli daerah (PAD).
Tak hanya itu, bahkan program tersebut mampu menyerap tenaga kerja lokal, menjadi model budidaya udang Vaname berkelanjutan. Baik di Kalteng maupun nasional, dan menjadi komoditi ekspor andalan.
“Saya optimis shrimp estate dapat menjadi jembatan sinergitas lintas sektor dalam memajukan sektor kelautan dan perikanan di Kalteng. Sehingga dapat berkontribusi dalam mewujudkan target nasional 2 juta ton udang pada tahun 2024,”ungkap Gubernur Sugianto Sabran.
Tambak udang Vaname atau shrimp estate Kalteng seluas 40,17 ha yang dibangun di Desa Sungai Raja, Kecamatan Jelai, Kabupaten Sukamara itu merupakan salah satu program prioritas Provinsi Kalteng yang menjadi sumber kekuatan ekonomi baru bagi wilayah pesisir pantai Kalteng.
Program tersebut merupakan terobosan inovatif yang digagas Sugianto Sabran dengan membangun klaster-klaster tambak udang modern konsep zero waste dan berkelanjuan. Sehingga memberikan dampak sosial ekonomi masyarakat bagi peningkatan pendapatan daerah dan menjadi trigger bagi daerah di kabupaten pesisir lainnya.(mmckalteng/hfz/hnd)
PROKALTENG.CO – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran meyakini program shrimp estate atau tambak udang Vaname di Desa Sungai Raja, Kecamatan Jelai Kabupaten Sukamara dapat memberikan kontribusi pendapatan asli daerah (PAD).
Tak hanya itu, bahkan program tersebut mampu menyerap tenaga kerja lokal, menjadi model budidaya udang Vaname berkelanjutan. Baik di Kalteng maupun nasional, dan menjadi komoditi ekspor andalan.
“Saya optimis shrimp estate dapat menjadi jembatan sinergitas lintas sektor dalam memajukan sektor kelautan dan perikanan di Kalteng. Sehingga dapat berkontribusi dalam mewujudkan target nasional 2 juta ton udang pada tahun 2024,”ungkap Gubernur Sugianto Sabran.
Tambak udang Vaname atau shrimp estate Kalteng seluas 40,17 ha yang dibangun di Desa Sungai Raja, Kecamatan Jelai, Kabupaten Sukamara itu merupakan salah satu program prioritas Provinsi Kalteng yang menjadi sumber kekuatan ekonomi baru bagi wilayah pesisir pantai Kalteng.
Program tersebut merupakan terobosan inovatif yang digagas Sugianto Sabran dengan membangun klaster-klaster tambak udang modern konsep zero waste dan berkelanjuan. Sehingga memberikan dampak sosial ekonomi masyarakat bagi peningkatan pendapatan daerah dan menjadi trigger bagi daerah di kabupaten pesisir lainnya.(mmckalteng/hfz/hnd)