Bupati Sukamara Geram, Proyek Puskesmas Kuala Jelai Tak Kunjung Selesai

SUKAMARA, PROKALTENG.CO – Pembangunan Puskesmas Kuala Jelai di Kabupaten Sukamara yang dibiayai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik bidang kesehatan tahun 2024 menuai sorotan tajam. Hingga Mei 2025, progres proyek masih jauh dari kata selesai, padahal dana sudah digelontorkan penuh.

Situasi tersebut memicu kekecewaan Bupati Sukamara, Masduki, yang kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pembangunan, Jumat (2/5). Ini menjadi sidak kedua yang dilakukannya terhadap proyek layanan kesehatan tersebut.

“Hari ini kami melakukan sidak yang kedua, sesuai dengan komitmen saya kemarin dan janji dari pemborong akhir April harus selesai dan serah terima, namun kenyataannya masih jauh dari kata selesai,” ujar Masduki dilansir dari PE.

Baca Juga :  Pemkab Sukamara Jalin Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

Masduki menjelaskan, bahwa pembangunan tersebut seharusnya selesai pada tanggal 27 Desember 2024, namun pada saat sidak pertama belum rampung dan kontraktor menjanjikan akan selesai pada akhir April 2025.

“Mereka masih beralasan karena cuaca, karena kondisi, seharusnya itu tidak boleh disampaikan, karena itu sudah kontrak di tanggal 27 Desember 2024. Kalau masih ada alasan begini, begitu itu sudah telat. Ini uang rakyat, uang negara untuk fasilitas kesehatan masyarakat, uang sudah dibayarkan semua namun kondisi masih begini, seperti dibuat main-main dan tidak ada itikat baiknya,” beber Masduki.

Bupati juga menegaskan bakal mengambil langkah serius terkait proyek yang molor tersebut.

“Kami akan mengumpulkan dinas terkait dan teman-teman aparat hukum untuk menindaklanjuti ini. Jangan sampai ini menjadi beban pemerintahan yang baru, Pemerintahan kita yang sekarang, ini akan menjadi insiden buruk dan image buruk dari masyarakat tentang proyek-proyek pembangunan yang tidak clear begini,” tegasnya.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Jalan di Pulang Pisau

“Saya tidak mau pemerintahan yang baru terbebani dengan kondisi pemerintahan yang lama, kita harus buka ini, kita harus transparan, kita bekerja untuk masyarakat, kita melayani masyarakat, jangan ada sembunyi-sembunyi kita harus transparan,” tandasnya. (iza/rdo/kpg)

SUKAMARA, PROKALTENG.CO – Pembangunan Puskesmas Kuala Jelai di Kabupaten Sukamara yang dibiayai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik bidang kesehatan tahun 2024 menuai sorotan tajam. Hingga Mei 2025, progres proyek masih jauh dari kata selesai, padahal dana sudah digelontorkan penuh.

Situasi tersebut memicu kekecewaan Bupati Sukamara, Masduki, yang kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pembangunan, Jumat (2/5). Ini menjadi sidak kedua yang dilakukannya terhadap proyek layanan kesehatan tersebut.

“Hari ini kami melakukan sidak yang kedua, sesuai dengan komitmen saya kemarin dan janji dari pemborong akhir April harus selesai dan serah terima, namun kenyataannya masih jauh dari kata selesai,” ujar Masduki dilansir dari PE.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Pemkab Sukamara Jalin Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

Masduki menjelaskan, bahwa pembangunan tersebut seharusnya selesai pada tanggal 27 Desember 2024, namun pada saat sidak pertama belum rampung dan kontraktor menjanjikan akan selesai pada akhir April 2025.

“Mereka masih beralasan karena cuaca, karena kondisi, seharusnya itu tidak boleh disampaikan, karena itu sudah kontrak di tanggal 27 Desember 2024. Kalau masih ada alasan begini, begitu itu sudah telat. Ini uang rakyat, uang negara untuk fasilitas kesehatan masyarakat, uang sudah dibayarkan semua namun kondisi masih begini, seperti dibuat main-main dan tidak ada itikat baiknya,” beber Masduki.

Bupati juga menegaskan bakal mengambil langkah serius terkait proyek yang molor tersebut.

“Kami akan mengumpulkan dinas terkait dan teman-teman aparat hukum untuk menindaklanjuti ini. Jangan sampai ini menjadi beban pemerintahan yang baru, Pemerintahan kita yang sekarang, ini akan menjadi insiden buruk dan image buruk dari masyarakat tentang proyek-proyek pembangunan yang tidak clear begini,” tegasnya.

Baca Juga :  Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Jalan di Pulang Pisau

“Saya tidak mau pemerintahan yang baru terbebani dengan kondisi pemerintahan yang lama, kita harus buka ini, kita harus transparan, kita bekerja untuk masyarakat, kita melayani masyarakat, jangan ada sembunyi-sembunyi kita harus transparan,” tandasnya. (iza/rdo/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru