PROKALTENG.CO-Sebuah laporan investigasi eksklusif yang dirilis oleh media Middle East Eye (MEE) mengungkap adanya upaya rahasia dari Amerika Serikat (AS) dan Israel untuk mencabut hak perwalian historis Kerajaan Yordania atas kompleks Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem yang diduduki.
Kedua negara tersebut dikabarkan tengah menyusun skema untuk mengubah identitas situs suci ketiga umat Islam tersebut menjadi objek wisata multi-agama.
Rencana ini diproyeksikan akan menghapus seluruh otoritas Departemen Wakaf Islam (Waqf) yang selama ini berada di bawah naungan Yordania, untuk kemudian digantikan oleh badan baru yang dibentuk secara resmi oleh pemerintah Israel.
“Washington dan Tel Aviv ‘secara aktif berupaya’ untuk mencabut hak perwalian historis Yordania atas Masjid Al-Aqsa,” demikian kutipan laporan MEE, Sabtu (6/6/2026).
PROKALTENG.CO-Sebuah laporan investigasi eksklusif yang dirilis oleh media Middle East Eye (MEE) mengungkap adanya upaya rahasia dari Amerika Serikat (AS) dan Israel untuk mencabut hak perwalian historis Kerajaan Yordania atas kompleks Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem yang diduduki.
Kedua negara tersebut dikabarkan tengah menyusun skema untuk mengubah identitas situs suci ketiga umat Islam tersebut menjadi objek wisata multi-agama.
Rencana ini diproyeksikan akan menghapus seluruh otoritas Departemen Wakaf Islam (Waqf) yang selama ini berada di bawah naungan Yordania, untuk kemudian digantikan oleh badan baru yang dibentuk secara resmi oleh pemerintah Israel.
“Washington dan Tel Aviv ‘secara aktif berupaya’ untuk mencabut hak perwalian historis Yordania atas Masjid Al-Aqsa,” demikian kutipan laporan MEE, Sabtu (6/6/2026).