3 Hal Unik yang Dialami Otak Saat Menggoda Lawan Jenis

Saat
Anda menyukai seseorang, biasanya akan muncul perasaan senang jika berada
didekatnya. Bahkan, bahasa tubuh lewat tatapan mata dan cara bicara berubah
menjadi lebih genit atau menggoda. Itu disebut reaksi kimia yang wajar terjadi saat
tertarik pada lawan jenis.

Menurut
antropolog dan direktur Pusat Studi Nonverbal, David Givens, merayu sudah ada
sejak 500 juta tahun lalu. Manusia sudah lama saling menggoda. Para ahli
perilaku mempertimbangkan apa yang terjadi pada tubuh dan otak saat seseorang
naksir dan menggoda orang lain seperti dilansir dari YourTango, Selasa (10/11).

1.
Naluri Biologis

Givens
mengatakan bahwa hewan tidak memiliki daya tarik biologis terhadap hewan lain.
Tapi manusia, ketika kita bertemu orang lain, amigdala di otak akan meningkat,
memicu naluri mengejar. Dan menggoda.

Baca Juga :  SMAN 1 Segera Terbitkan Buletin Sekolah

“Ketika
Anda harus mendekati pria atau perempuan untuk bertukar materi genetik, ada
tanda-tanda yang telah berevolusi untuk menunjukkan minat. Ini adalah tanda dan
sinyal yang membentuk godaan,” katanya.

2.
Muncul Hormon Ketertarikan

Amigdala
memicu rasa takut, yang disebut sistem limbik. Setelah rasa takut muncul, sisa
sistem limbik mengambil alih, memicu keinginan kita.

Electronic money exchangers listing

Keinginan
itu mungkin termasuk makanan, cinta, atau sentuhan. Kemudian, dopamin, hormon
dan pemancar perasaan senang, dilepaskan dari otak. Dengan demikian, tubuh kita
mulai mengirimkan sinyal non-verbal ke orang lain.

Namun,
seorang profesor dari Departemen Komunikasi di Northern Illinois University,
David Henningsen, telah mempelajari perilaku genit. Menggoda memang tidak
berkomitmen, memungkinkan Anda untuk pergi kapan saja, tanpa menyakiti orang
lain. Demikian juga, jika ditolak oleh si dia, anterior cingulate cortex di
otak memasang perisai, mengirimkan pesan peringatan kepada tubuh tentang
kemungkinan penolakan.

Baca Juga :  Isi Rumah dengan Cara Hemat, Bagi Pasangan yang Baru menikah

3.
Makin Tunduk

Begitu
ketertarikan mengambil alih rasa takut, tubuh siap mengirim sinyal. Givens
mengatakan bahwa salah satu isyarat favoritnya adalah mengangkat bahu.

“Dalam
pacaran, menunjukkan sikap tunduk dengan mengangkat bahu. Itu membuat pasangan
tahu pasangannya siap melakukan perintah apapun,” katanya.

Anda
juga dapat berbicara dengan telapak tangan menghadap ke atas, karena ini adalah
tanda persahabatan. Lalu tubuh akan condong ke arah orang yang diminati. Mulai
menyentuh rambut, atau menatap mata mereka dalam-dalam. Terkadang, Anda tidak
menyadari isyarat yang dibuat oleh tubuh Anda sendiri, seperti jantung berdebar
kencang, telapak tangan berkeringat, tekanan darah meningkat, dan wajah
memerah.

Saat
Anda menyukai seseorang, biasanya akan muncul perasaan senang jika berada
didekatnya. Bahkan, bahasa tubuh lewat tatapan mata dan cara bicara berubah
menjadi lebih genit atau menggoda. Itu disebut reaksi kimia yang wajar terjadi saat
tertarik pada lawan jenis.

Menurut
antropolog dan direktur Pusat Studi Nonverbal, David Givens, merayu sudah ada
sejak 500 juta tahun lalu. Manusia sudah lama saling menggoda. Para ahli
perilaku mempertimbangkan apa yang terjadi pada tubuh dan otak saat seseorang
naksir dan menggoda orang lain seperti dilansir dari YourTango, Selasa (10/11).

1.
Naluri Biologis

Electronic money exchangers listing

Givens
mengatakan bahwa hewan tidak memiliki daya tarik biologis terhadap hewan lain.
Tapi manusia, ketika kita bertemu orang lain, amigdala di otak akan meningkat,
memicu naluri mengejar. Dan menggoda.

Baca Juga :  SMAN 1 Segera Terbitkan Buletin Sekolah

“Ketika
Anda harus mendekati pria atau perempuan untuk bertukar materi genetik, ada
tanda-tanda yang telah berevolusi untuk menunjukkan minat. Ini adalah tanda dan
sinyal yang membentuk godaan,” katanya.

2.
Muncul Hormon Ketertarikan

Amigdala
memicu rasa takut, yang disebut sistem limbik. Setelah rasa takut muncul, sisa
sistem limbik mengambil alih, memicu keinginan kita.

Keinginan
itu mungkin termasuk makanan, cinta, atau sentuhan. Kemudian, dopamin, hormon
dan pemancar perasaan senang, dilepaskan dari otak. Dengan demikian, tubuh kita
mulai mengirimkan sinyal non-verbal ke orang lain.

Namun,
seorang profesor dari Departemen Komunikasi di Northern Illinois University,
David Henningsen, telah mempelajari perilaku genit. Menggoda memang tidak
berkomitmen, memungkinkan Anda untuk pergi kapan saja, tanpa menyakiti orang
lain. Demikian juga, jika ditolak oleh si dia, anterior cingulate cortex di
otak memasang perisai, mengirimkan pesan peringatan kepada tubuh tentang
kemungkinan penolakan.

Baca Juga :  Isi Rumah dengan Cara Hemat, Bagi Pasangan yang Baru menikah

3.
Makin Tunduk

Begitu
ketertarikan mengambil alih rasa takut, tubuh siap mengirim sinyal. Givens
mengatakan bahwa salah satu isyarat favoritnya adalah mengangkat bahu.

“Dalam
pacaran, menunjukkan sikap tunduk dengan mengangkat bahu. Itu membuat pasangan
tahu pasangannya siap melakukan perintah apapun,” katanya.

Anda
juga dapat berbicara dengan telapak tangan menghadap ke atas, karena ini adalah
tanda persahabatan. Lalu tubuh akan condong ke arah orang yang diminati. Mulai
menyentuh rambut, atau menatap mata mereka dalam-dalam. Terkadang, Anda tidak
menyadari isyarat yang dibuat oleh tubuh Anda sendiri, seperti jantung berdebar
kencang, telapak tangan berkeringat, tekanan darah meningkat, dan wajah
memerah.

Terpopuler

Artikel Terbaru