Wahid Yusuf: Terus Tanamkan Sikap Tolong Menolong

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Wakil Ketua I DPRD Kota Palangkaraya Wahid Yusuf berharap, aspek spritual untuk memperkuat sikap saling tolong menolong terhadap sesama dapat terus dilakukan tanpa harus menunggu Hari Besar Keagamaan.

“Tidak boleh luntur dan harus dibudayakan. Karena perilaku membangun kebersamaan (gotong royong) serta peduli terhadap sesama dapat dilakukan siapa saja, kepada siapa saja, kapan saja dan dimana saja,” kata Wahid.

Untuk di pahami bersama, kodrat manusia adalah makhluk sosial. Artinya manusia memerlukan interaksi, sosialisasi, dan lainnya terhadap sesama manusia. Tentunya, kita harus dapat mengimbangi perasaan dan kenyamanan orang tersebut saat berinteraksi dan bersosialisasi.

“Jika di abaikan, harmonisasi antara keduanya tidak akan muncul. Bahkan bukan tidak mungkin justru akan menimbulkan reaksi keras efek dari permasalahan tersebut,” ujar politisi dari fraksi Partai Golkar ini.

Baca Juga :  Antusias Masyarakat Ikuti Vaksinasi Tinggi, Ini Saran Legislator

Untuk itu Wahid mengajak masyarakat meningkatkan kembali jiwa kepedulian terhadap sesama demi terjaganya keharmonisan yang sudah terbangun sejak lama.

“Mari tingkatkan spritual kita untuk saling tolong menolong terhadap sesama. Karena, jika bukan kita yang menolong, lalu siapa lagi. Salam sejahtera untuk semua,” tutup Wahid. (tim)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Wakil Ketua I DPRD Kota Palangkaraya Wahid Yusuf berharap, aspek spritual untuk memperkuat sikap saling tolong menolong terhadap sesama dapat terus dilakukan tanpa harus menunggu Hari Besar Keagamaan.

“Tidak boleh luntur dan harus dibudayakan. Karena perilaku membangun kebersamaan (gotong royong) serta peduli terhadap sesama dapat dilakukan siapa saja, kepada siapa saja, kapan saja dan dimana saja,” kata Wahid.

Untuk di pahami bersama, kodrat manusia adalah makhluk sosial. Artinya manusia memerlukan interaksi, sosialisasi, dan lainnya terhadap sesama manusia. Tentunya, kita harus dapat mengimbangi perasaan dan kenyamanan orang tersebut saat berinteraksi dan bersosialisasi.

Electronic money exchangers listing

“Jika di abaikan, harmonisasi antara keduanya tidak akan muncul. Bahkan bukan tidak mungkin justru akan menimbulkan reaksi keras efek dari permasalahan tersebut,” ujar politisi dari fraksi Partai Golkar ini.

Baca Juga :  Antusias Masyarakat Ikuti Vaksinasi Tinggi, Ini Saran Legislator

Untuk itu Wahid mengajak masyarakat meningkatkan kembali jiwa kepedulian terhadap sesama demi terjaganya keharmonisan yang sudah terbangun sejak lama.

“Mari tingkatkan spritual kita untuk saling tolong menolong terhadap sesama. Karena, jika bukan kita yang menolong, lalu siapa lagi. Salam sejahtera untuk semua,” tutup Wahid. (tim)

Terpopuler

Artikel Terbaru