DPRD Palangka Raya Soroti THM Ilegal, Tekankan Peran Aparat Lingkungan
THM Enigma yang didatangi Satpol PP Kota Palangka Raya, beberapa waktu lalu. (Anandri/Prokalteng.co)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – DPRD Kota Palangka Raya menyoroti maraknya tempat hiburan malam (THM) yang beroperasi tanpa izin resmi dan menekankan pentingnya peran aparat di tingkat lingkungan dalam melakukan pengawasan.
“Peran aparat di tingkat lingkungan seperti RT, RW, lurah hingga camat sangat penting dalam mendeteksi dan mengawasi aktivitas di wilayah masing-masing,” ujar Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, Sabtu (4/4/2026).
Khemal Nasery
Khemal menegaskan bahwa pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab dinas teknis, melainkan juga harus melibatkan seluruh elemen pemerintahan dari tingkat paling bawah.
“Jika pengawasan dilakukan secara maksimal dari lingkungan terkecil hingga kecamatan, maka peluang usaha ilegal untuk beroperasi akan semakin kecil dan ketertiban dapat terjaga,” tambahnya.
Politisi Partai Golkar ini berharap seluruh pihak terkait dapat lebih proaktif dan tanggap dalam menyikapi persoalan tersebut.
“Langkah ini penting agar kejadian serupa tidak terulang serta mampu menciptakan iklim usaha yang sehat dan tertib hukum di Kota Palangka Raya,” tutupnya.(adr)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – DPRD Kota Palangka Raya menyoroti maraknya tempat hiburan malam (THM) yang beroperasi tanpa izin resmi dan menekankan pentingnya peran aparat di tingkat lingkungan dalam melakukan pengawasan.
“Peran aparat di tingkat lingkungan seperti RT, RW, lurah hingga camat sangat penting dalam mendeteksi dan mengawasi aktivitas di wilayah masing-masing,” ujar Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, Sabtu (4/4/2026).
Khemal Nasery
Khemal menegaskan bahwa pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab dinas teknis, melainkan juga harus melibatkan seluruh elemen pemerintahan dari tingkat paling bawah.
“Jika pengawasan dilakukan secara maksimal dari lingkungan terkecil hingga kecamatan, maka peluang usaha ilegal untuk beroperasi akan semakin kecil dan ketertiban dapat terjaga,” tambahnya.
Politisi Partai Golkar ini berharap seluruh pihak terkait dapat lebih proaktif dan tanggap dalam menyikapi persoalan tersebut.
“Langkah ini penting agar kejadian serupa tidak terulang serta mampu menciptakan iklim usaha yang sehat dan tertib hukum di Kota Palangka Raya,” tutupnya.(adr)