26.5 C
Jakarta
Sunday, November 30, 2025

DPRD Janji Akan Terus Mendorong Skema Pembangunan Berbasis Masyarakat

MUARA TEWEH, PROKALTENG.CO – DPRD Kabupaten Barito Utara melihat proses pembangunan Gedung Gereja GSJA Shekinah, sebagai sebuah contoh ideal dari pemberdayaan masyarakat.

Partisipasi aktif dari jemaat dan donatur menunjukkan tingginya rasa kepemilikan masyarakat terhadap pembangunan di lingkungannya. Hal tersebut disampaikan oleh anggota DPRD Barito Utara, Patih Herman AB, Jumat (28/11).

“Ini adalah bentuk gotong royong yang nyata. Dana dan tenaga yang dikerahkan oleh jemaat dan panitia menunjukkan bahwa ketika masyarakat diberdayakan, hasilnya akan luar biasa. Pemerintah hadir untuk memfasilitasi dan mendukung inisiatif seperti ini,” jelasnya.

Menurutnya. Semangat swadaya masyarakat ini sejalan dengan program-program DPRD yang mendorong partisipasi publik dalam pembangunan. Keberhasilan ini diharapkan dapat memicu semangat serupa di desa-desa lain, untuk membangun fasilitas umum dengan mengedepankan kemandirian.

Baca Juga :  Perkuat Ketahanan Pangan Daerah lewat Program Cetak Sawah

“Fungsi pengawasan kami melihat bahwa pembangunan yang melibatkan langsung masyarakat cenderung lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Rasa memiliki mereka tinggi, sehingga pemeliharaan ke depannya akan lebih terjaga,” ujar Herman.

DPRD berjanji akan terus mendorong skema pembangunan berbasis masyarakat seperti ini, melalui penganggaran yang lebih partisipatif. Dukungan tidak hanya untuk pembangunan fisik gereja, tetapi juga untuk kegiatan pemberdayaan yang dilakukan oleh organisasi keagamaan.

“Kepada jemaat GSJA Shekinah, pertahankan semangat gotong royong ini. Jadikan gereja ini sebagai pusat tidak hanya untuk ibadah, tetapi juga untuk pemberdayaan umat dan masyarakat sekitar,” pungkasnya. (ren/kpg)

MUARA TEWEH, PROKALTENG.CO – DPRD Kabupaten Barito Utara melihat proses pembangunan Gedung Gereja GSJA Shekinah, sebagai sebuah contoh ideal dari pemberdayaan masyarakat.

Partisipasi aktif dari jemaat dan donatur menunjukkan tingginya rasa kepemilikan masyarakat terhadap pembangunan di lingkungannya. Hal tersebut disampaikan oleh anggota DPRD Barito Utara, Patih Herman AB, Jumat (28/11).

“Ini adalah bentuk gotong royong yang nyata. Dana dan tenaga yang dikerahkan oleh jemaat dan panitia menunjukkan bahwa ketika masyarakat diberdayakan, hasilnya akan luar biasa. Pemerintah hadir untuk memfasilitasi dan mendukung inisiatif seperti ini,” jelasnya.

Electronic money exchangers listing

Menurutnya. Semangat swadaya masyarakat ini sejalan dengan program-program DPRD yang mendorong partisipasi publik dalam pembangunan. Keberhasilan ini diharapkan dapat memicu semangat serupa di desa-desa lain, untuk membangun fasilitas umum dengan mengedepankan kemandirian.

Baca Juga :  Perkuat Ketahanan Pangan Daerah lewat Program Cetak Sawah

“Fungsi pengawasan kami melihat bahwa pembangunan yang melibatkan langsung masyarakat cenderung lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Rasa memiliki mereka tinggi, sehingga pemeliharaan ke depannya akan lebih terjaga,” ujar Herman.

DPRD berjanji akan terus mendorong skema pembangunan berbasis masyarakat seperti ini, melalui penganggaran yang lebih partisipatif. Dukungan tidak hanya untuk pembangunan fisik gereja, tetapi juga untuk kegiatan pemberdayaan yang dilakukan oleh organisasi keagamaan.

“Kepada jemaat GSJA Shekinah, pertahankan semangat gotong royong ini. Jadikan gereja ini sebagai pusat tidak hanya untuk ibadah, tetapi juga untuk pemberdayaan umat dan masyarakat sekitar,” pungkasnya. (ren/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru